Posts

*Hak-Hak Orang Berusia Lanjut yang Wajib Ditunaikan (Bag. 1)*

Image
Ajaran Islam adalah ajaran yang sempurna, termasuk mengatur hubungan dan interaksi kita dengan sesama manusia. Termasuk dalam keindahan Islam adalah bagaimana Islam memberikan petunjuk agar kita, orang yang lebih muda, menjaga dan menunaikan hak-hak orang yang sudah berusia lanjut di antara kita. Yang kami maksud dengan “orang berusia lanjut” (lansia) di sini bukan hanya terbatas pada orang tua kandung atau kakek dan nenek yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan kita. Namun yang kami maksudkan adalah semua orang yang telah berusia lanjut usia, baik mereka itu tetangga atau orang-orang yang tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan kita. Berikut ini adalah hak-hak orang lanjut usia di dalam ajaran Islam yang wajib kita tunaikan, sebagai pihak yang lebih muda. *Pertama: Menghormati dan memuliakan mereka* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‎لَيْسَ مِنَّا م...

*Dua Syarat Diterimanya Ibadah*

Image
Ibadah merupakan tujuan diciptakannya seluruh jin dan seluruh manusia, sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan seluruh jin dan seluruh manusia melainkan untuk *beribadah kepadaKu*“.(QS : Adz Dzariyat [51] :56). Namun telah tahukah kita bahwa ibadah memiliki syarat agar ibadah tersebut diterima di sisi Allah sebagai amal *sholeh* dan bukan amal yang *salah*? Dua syarat dalam ibadah itu adalah [1] *berniat ikhlas kepada Allah ‘Azza wa Jalla* dan [2] *ittiba’ (mencontoh) Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam*. Untuk itulah mari sejenak kita luangkan beberapa gilintir waktu kita untuk mempelajarinya lewat tulisan singkat ini. *Dalil Dua Syarat Diterimanya Ibadah* Dua syarat ibadah ini bukanlah suatu yang dibuat-buat oleh para ‘ulama semata-mata berdasar akal mereka melainkan dua syarat ini telah Allah Subhanahu wa Ta’ala abadikan dalam firmanNya di ayat terakhir surat Al Kahfi dalam satu kesempatan se...

*Sosmedmu, Surga dan Nerakamu*

Image
Wahai saudaraku, ketahuilah bahwa ketenaran sosmed di zaman kita ini telah di kabarkan oleh hamba Allah yang paling benar ucapannya, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau mengabarkan dalam hadits riwayat Imam Ahmad, bahwasanya diantara tanda-tanda dekatnya kiamat adalah dzuhurul qalam (tersebarnya pena/tulisan). Ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan pena tersebut adalah tersebarnya tulisan-tulisan di media komunikasi (sosmed) secara masif. Mari renungkan! Sosmed merupakan media yang dapat membuat kita mendapat siksa kubur/nikmat kubur. Sosmed pulalah yang yang menjadi wasilah/media untuk memasukkan kita ke neraka atau ke surga, ia bagaikan pedang bermata dua. Barangsiapa tak pandai mengambil manfaatnya pastilah ia akan terbunuh karenanya. Maka dari itu, seorang muslim yang di zaman ini tidak pernah bisa lepas dengan sosmed harus mengetahui *adab-adab dalam menggunakan sosmed*, diantaranya : *Pertama*: Mengingat bahwa islam menuntut kita membagi waktu deng...

*Hadist Kasih Sayang Allah Kepada Umat Yang Disayangi*

Image
Apa hubungan judul ini dengan kejadian gempa yang menimpa? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: أُمَّتِيْ أُمَّةٌ مَرْحُوْمَةٌ لَيْسَ عَلَيْهَا عَذَابٌ فِي اْلآخِرَةِ عَذَابُهَا فِي الدُّنْيَا : اَلْفِتَنُ وَ الزَّلاَزِلُ وَ الْقَتْلُ “Umatku ini ...

*Siapakah Wali Allah Itu?*

Image
Siapakah sebenarnya wali Allah itu? Apa batasan wali Allah, dan bagaimana caranya bisa menjadi wali Allah? Ketika disebut kata wali, yang terbayang di benak sebagian besar kaum muslimin adalah orang yang memiliki banyak karamah, mulai kemampuan bisa terbang, berjalan di atas air, jum’atan di Masjidil Haram sementara orangnya di indonesia, shalat di atas pelepah pisang, bisa mengobati orang sakit, memahami berbagai bahasa di seluruh dunia, weruh sak durunge winarah (tahu sebelum diberi tahu) dan seambreg anggapan-anggapan sakti lainnya. Atau bisa dsimpulkan, mereka menganggap wali itu sama dengan orang sakti. Tidak heran, jika ada di antara kiyai fasiq yang berlumuran dengan dosa dan maksiat, namun mereka menyebutnya sebagai wali, karena dia memiliki kesaktian. Sebaliknya, orang yang taat dan ikhlas dalam beribadah, namun karena tidak memiliki kesaktian, status kewaliannya diragukan. Pemahaman ini, menjadikan sebagain besar kaum muslimin tidak bisa membedakan siapakah wali Allah...

*Sifat Sabar Sebagai Penolong Orang Yang Beriman*

Allâh Azza wa Jalla berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allâh bersama orang-orang yang bersabar [al-Baqarah/2:153] Ayat yang mulia ini menunjukkan agungnya keutamaan sifat sabar sebagai sebab turunnya pertolongan dan penjagaan dari Allâh Azza wa Jalla kepada h...

*Sekarang dan Masa Depan*

Image
Segala puji bagi Allah, Yang merajai pada hari pembalasan. Salawat dan keselamatan semoga selalu terlimpah kepada Rasul akhir zaman, yang mengajak meniti jalan yang lurus menuju negeri keabadian yang dengan penuh kenikmatan. Amma ba’du. Seringkali kita tertipu oleh pandangan sekilas. Sesuatu -yang belum jelas- menjadi tergambar indah dan menyenangkan dengan sekilas pandangan, padahal hanya sekilas saja. Namun, kalau diteliti dan dicermati dampak-dampaknya serta ujung-ujungnya, maka kebalikannya justru yang dijumpai; kesedihan, penyesalan dan penderitaan berkepanjangan. Subhanallah! Oleh sebab itu, saudaraku… kehidupan dunia dengan seabrek tipuan dan sejuta kepalsuan ini tidak selayaknya melupakan seorang muslim akan hakekat yang sebenarnya dari hidup yang dijalaninya. Kita yakini bersama, hidup kita di alam dunia ini pasti berakhir, tidak kekal selamanya. Setelah itu, kita akan memasuki alam akherat… Ya, alam pembalasan pahala atau penjatuhan hukuman! Maka, kita har...